angindai.com platfom digital modern
News

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional

×

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional

Sebarkan artikel ini

ANGINDAI.COM — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan tersebut.

Keputusan ini diambil setelah ia menyampaikan permohonan izin langsung kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjalani perawatan dan pengobatan penyakit jantung di luar negeri.

​Langkah ini diambil Nanik agar dapat fokus sepenuhnya pada proses pemulihan kesehatan dirinya.

Meski telah melayangkan pengunduran diri, ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo tetap memintanya untuk terus mengawal dan mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Informasi mengenai pengunduran diri tersebut disampaikan langsung oleh Nanik melalui unggahan di akun Facebook pribadinya.

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden atas keputusan yang harus diambil demi alasan kesehatan.

​”Saya sampaikan ke presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya,” tulis Nanik dalam unggahannya.

​Dalam kesempatan yang sama, Nanik menepis tuduhan bahwa program MBG memiliki agenda politik tertentu.

Berdasarkan pengalamannya mendampingi Presiden Prabowo selama lebih dari satu dekade, ia menegaskan bahwa program tersebut murni bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak di Indonesia.

​”14 tahun ikut beliau, saya tau persis program MBG bukan untuk tujuan politis seperti yang dituduhkan orang, tapi sebagai program untuk benar-benar intervensi gizi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi emas dan juga untuk menjaga kesehatan mereka,” tulis Nanik.

​Selain untuk perbaikan gizi, Nanik menambahkan bahwa keberadaan program MBG juga dirancang untuk memberikan multiplier effect terhadap perekonomian lokal.

Program ini dinilai mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat, khususnya bagi para petani, peternak, hingga pedagang kecil di berbagai daerah.

​Sebelum meletakkan jabatannya, Nanik memastikan bahwa dirinya telah menyiapkan landasan pembenahan di internal BGN.

Salah satu langkah strategis yang telah disusun adalah pembentukan tim evaluasi khusus yang bertugas melakukan perbaikan tata kelola serta efestivitas pelaksanaan program MBG di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 8   +   4   =