angindai.com platfom digital modern
News

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Udara Panas dan Angin Kencang di Sulsel Besok

×

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Udara Panas dan Angin Kencang di Sulsel Besok

Sebarkan artikel ini

ANGINDAI.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda mayoritas wilayah Sulawesi Selatan pada Jumat, 11 September 2026.

Masyarakat diminta untuk mewaspadai kombinasi udara sangat panas dengan suhu mencapai 38 derajat Celsius serta angin kencang yang berembus hingga 46 kilometer per jam.

Berdasarkan analisis prakirawan cuaca, kondisi cuaca di Sulawesi Selatan secara umum didominasi oleh cuaca cerah berawan pada pagi hingga sore hari, kemudian beralih menjadi berawan pada malam hingga dini hari.

Meskipun tidak didominasi hujan lebat, dinamika atmosfer menunjukkan adanya peningkatan suhu udara secara signifikan yang disertai laju kecepatan angin tinggi di berbagai daerah.

Suhu udara di wilayah Sulawesi Selatan diperkirakan berada pada rentang 19 hingga 38 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara berkisar antara 42 hingga 100 persen.

Sementara itu, pergerakan angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan rata-rata 9 hingga 46 kilometer per jam.

Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar menyampaikan imbauan khusus agar warga meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca ini.

Pihak BMKG IV menyatakan bahwa fenomena udara panas ini berpotensi memicu paparan terik yang lumayan ekstrem pada siang hari, sementara angin kencang dapat meningkatkan risiko pohon tumbang maupun gangguan aktivitas penerbangan dan pelayaran.

Potensi angin kencang diprakirakan terjadi di 11 kabupaten dan kota, meliputi wilayah Bantaeng, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Maros, Pangkep, Pinrang, Sidrap, Takalar, dan Wajo.

Sementara itu, peringatan dini terkait paparan udara panas melingkupi area yang lebih luas, mencakup 21 daerah yaitu Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Makassar, Maros, Palopo, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Sinjai, Soppeng, Takalar, dan Wajo.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh guna menghindari dehidrasi akibat suhu panas, serta mengamankan barang-barang yang mudah terbawa angin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 2   +   8   =