ANGINDAI.COM — Himpunan Pemuda Sulawesi Selatan menggelar kegiatan bakti sosial berupa aksi donor darah dan sosialisasi Bantuan Hidup Dasar bagi masyarakat di Sekretariat HPSS, Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu, 23 Agustus 2026.
Agenda bertajuk Jejak Langkah Kemanusiaan: Dari Hati Pemuda untuk Denyut Nadi Negeri ini diusung sebagai bentuk pengisian peringatan hari kemerdekaan melalui aksi nyata kemanusiaan.
Pelaksanaan kegiatan sosial tersebut melibatkan kolaborasi lintas organisasi dan lembaga medis, di antaranya Himpunan Perawat Anestesi Indonesia DKI Jakarta, Thalasemia Movement, serta Unit Pelayanan Darah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Selain menyasar pemuda, acara ini turut dihadiri oleh masyarakat setempat, relawan, tenaga kesehatan, Dewan Pembina HPSS Andi Agung, dan Ketua RW Kelurahan Rawa Bunga M. Miftah.
Mewakili Ketua Umum HPSS, Luqmanul Hakim secara resmi membuka jalannya acara. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud kontribusi langsung organisasi kepemudaan dalam membantu sesama, khususnya para pasien yang membutuhkan pasokan darah secara rutin.
“Kegiatan ini adalah wujud komitmen HPSS untuk senantiasa bergerak dan berdampak di masyarakat. Melalui kolaborasi bersama RSCM, Thalasemia Movement, dan HIPANI DKI Jakarta, kami memaknai semangat kemerdekaan dalam bingkai gotong royong untuk membantu sesama, terutama bagi sahabat-sahabat kita penyintas talasemia,” ujar Luqmanul Hakim.
Dalam prosesnya, setiap calon pendonor diwajibkan menjalani pemeriksaan fisik dan penilaian kelayakan kesehatan oleh tim medis RSCM sebelum melakukan donor darah.
Seluruh kantong darah yang berhasil dihimpun akan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan medis pasien RSCM, termasuk penderita talasemia yang bergantung pada transfusi darah berkala.
Bagi warga yang belum lolos syarat medis, petugas memberikan konsultasi mengenai kriteria dan ketentuan kesehatan untuk donor darah di masa mendatang.
Selain pemenuhan stok darah, peserta juga dibekali materi edukasi mengenai Bantuan Hidup Dasar. Pelatihan singkat ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada warga awam dalam melakukan pertolongan pertama pada situasi gawat darurat sebelum bantuan medis profesional tiba di lokasi.
Ketua HIPANI DKI Jakarta sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Rusman Wahyu Setiawan, menyampaikan bahwa penguasaan materi BHD sangat krusial bagi masyarakat umum agar tanggap saat menghadapi kondisi darurat di lingkungan sekitar.
“Alhamdulillah, kami bersyukur kegiatan bakti sosial, donor darah, dan sosialisasi Bantuan Hidup Dasar ini dapat berjalan dengan lancar,” kata Rusman Wahyu Setiawan.
Ia juga menambahkan harapan agar sinergi antarlembaga ini dapat terus berlanjut ke depannya dengan skala keterlibatan yang lebih luas.
Kami berharap kegiatan seperti ini dapat kembali diselenggarakan melalui kolaborasi yang lebih besar dan menjangkau lebih banyak peserta karena donor darah dan pengetahuan Bantuan Hidup Dasar sangat bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Rusman.
Sementara itu, perwakilan Unit Pelayanan Darah RSCM, Mustafa, memberikan paparan teknis terkait pentingnya kontinuitas donor darah bagi ketersediaan stok darah rumah sakit.
Pihak tenaga kesehatan memastikan seluruh tahapan, mulai dari screening awal hingga pengambilan darah, dijalankan sesuai standar Prosedur Operasional Standar yang berlaku demi menjamin keamanan pendonor maupun penerima darah.

























