ANGINDAI.COM – Pemerintah Kelurahan Laleng Bata, Kecamatan Paleteang, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang menggelar aksi pengasapan atau fogging untuk mengantisipasi lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD), Rabu (22/7/2026).
Kegiatan pencegahan ini disasarkan pada wilayah yang dinilai rentan menjadi tempat pembiakan nyamuk.
Lurah Laleng Bata, Suardi, mengungkapkan penanganan fokus melalui metode pengasapan ini direalisasikan pada tiga titik lokasi vital di wilayah kerjanya.
“Jadi di Laleng Bata ada tiga titik pengasapan, yakni di Jalan Pelita Barat atau Jalan A. Johan, kawasan belakang bengkel Cahaya Bone, serta area samping utara pemakaman umum,” ujar Suardi, Lurah Laleng Bata yang baru saja dilantik oleh Bupati Pinrang Irwan Hamid ini.
Menurutnya sebelum tindakan fogging dieksekusi, pihak kelurahan bersama warga setempat telah lebih dulu melakukan langkah antisipasi mandiri.
Pembersihan saluran air dan perapian sejumlah lokasi yang disinyalir menjadi sarang perkembangan nyamuk telah rampung dilaksanakan sebagai bentuk optimalisasi penanganan.
“Selain itu, kita bersama warga telah melakukan pembersihan mandiri yang dianggap jadi sarang nyamuk,” tambahnya.

Sementara itu, Pengelola Program DBD Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, Muh Sabir, menjelaskan bahwa langkah pengasapan ini fokus menyasar populasi nyamuk dewasa agar mata rantai penularan dapat terputus secara cepat.
“Fogging merupakan metode pengendalian nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan vektor utama penularan penyakit DBD,” jelas Sabir.
Sabir menambahkan, langkah penanganan lapangan ini tidak hanya berhenti di satu kelurahan saja, melainkan terus berlanjut ke wilayah-wilayah lain yang memiliki potensi tingkat kerawanan tinggi di Kabupaten Pinrang.
“Kita sudah sasar sejumlah titik di Kabupaten Pinrang, terutama pada daerah-daerah yang tergolong endemik DBD, termasuk salah satunya di Kelurahan Laleng Bata ini,” pungkas Sabir.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan partisipasi aktif masyarakat setempat, penanganan DBD di wilayah Kelurahan Laleng Bata, ini diharapkan dapat menekan potensi penyebaran virus dan menjaga lingkungan tetap aman dari ancaman gigitan nyamuk pembawa penyakit.

























