angindai.com platfom digital modern
News

Advansia Dukung Program PM-AAS di Pinrang Lewat Solusi Pembeku Biji Gulma dan Pembenah Tanah

×

Advansia Dukung Program PM-AAS di Pinrang Lewat Solusi Pembeku Biji Gulma dan Pembenah Tanah

Sebarkan artikel ini

ANGINDAI.COM – PT Advansia turut ambil bagian dalam mendukung program Pertanian Modern dan Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Kabupaten Pinrang, Senin (2/11/2026).

Kegiatan sosialisasi ini memperkenalkan produk unggulan mereka, yakni herbisida Antiji untuk pembeku biji rumput serta Axtra Root sebagai nutrisi perawat dan pembenah tanah.

Acara yang dilangsungkan di Kabupaten Pinrang ini resmi dibuka oleh Ketua Tim Kerja (Katimker) Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Pinrang, Muktar, SP, M.Agr.

Kehadiran program ini disambut baik oleh para petani dan penyuluh setempat guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian melalui penerapan teknologi modern.

Sementara itu, Junior Commercial Executive Wilayah Sulawesi Barat (Sulbar), Kabupaten Pinrang, Hasbi dalam pemaparannya menekankan pentingnya penggunaan produk seperti Antiji dalam mengendalikan pertumbuhan gulma di lahan pertanian.

PT Advansia dukung program PM-AAS di Pinrang perkenalkan Antiji dan Axtra Root. Katimker Penyuluhan Pinrang Muktar buka acara, Hasbi sebut gulma turunkan hasil padi hingga 42 persen
PT Advansia dukung program PM-AAS di Pinrang perkenalkan Antiji dan Axtra Root. Katimker Penyuluhan Pinrang Muktar buka acara, Hasbi sebut gulma turunkan hasil padi hingga 42 persen

Menurutnya, gulma merupakan salah satu kendala utama yang dapat menekan hasil panen secara signifikan.

“Gulma dapat menurunkan produktivitas padi 15 sampai 42 persen, bahkan bisa lebih dari itu jika tidak dikendalikan dengan baik,” ujar Hasbi saat memberikan penjelasan di hadapan para peserta.

Melalui pengenalan produk Antiji dan Axtra Root ini, pihak Advansia berharap para petani di Kabupaten Pinrang dapat lebih optimal dalam menanggulangi gulma sejak dini serta memperbaiki kualitas struktur tanah.

Sinergi antara perusahaan penyedia produk pertanian, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan para petani diharapkan mampu mewujudkan pertanian yang lebih efektif dan berkelanjutan di daerah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan bahwa Anda manusia: 7   +   6   =