angindai.com platfom digital modern
News

Pemkab Pinrang Terapkan Teknologi PM-AAS di 7.900 Hektare Lahan Pertanian

×

Pemkab Pinrang Terapkan Teknologi PM-AAS di 7.900 Hektare Lahan Pertanian

Sebarkan artikel ini

ANGINDAI.COM — Pemerintah Kabupaten Pinrang terus mempercepat modernisasi sektor pertanian guna menggenjot produktivitas lahan dan memperkuat kesejahteraan para petani lokal. Langkah strategis ini direalisasikan melalui peluncuran kegiatan tanam perdana berteknologi Advanced Agricultural System (PM-AAS) yang diproyeksikan mencakup ribuan hektare lahan pertanian.

​Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, menegaskan bahwa penerapan PM-AAS pada tahap awal difokuskan pada area seluas 7.900 hektare. Luasan tersebut menjadi pembuktian awal bahwa integrasi teknologi tepat guna mampu mendongkrak efisiensi budidaya serta hasil panen masyarakat tani secara optimal.

​Kendati demikian, Sudirman menggarisbawahi bahwa kecanggihan teknologi saja tidak cukup tanpa dibarengi pengawalan ketat di lapangan. Keberhasilan modernisasi pertanian sangat bergantung pada kesiapan para petani dalam mengoperasikan inovasi tersebut sesuai dengan karakteristik lahan masing-masing.

​”Teknologi harus diikuti dengan pendampingan. Penyuluh memiliki peran penting untuk memastikan petani memahami cara penerapannya sehingga manfaat teknologi ini benar-benar dapat dirasakan di tingkat usaha tani,” kata Sudirman Bungi saat menghadiri kegiatan tanam perdana PM-AAS, Kamis (1/10).

​Lebih jauh, Wabup Pinrang menjelaskan bahwa lonjakan produksi harus berbanding lurus dengan pemenuhan fasilitas dasar para petani. Kepastian pasokan pupuk, bantuan teknis berkala, hingga stabilitas harga jual hasil panen menjadi pilar inti yang menentukan peningkatan ekonomi masyarakat tani.

​Ia optimistis, keberhasilan pada lahan percontohan ini akan menjadi stimulus bagi kawasan pertanian lain di Pinrang untuk mengadopsi sistem serupa.

​”Kalau hasilnya memberikan manfaat dan peningkatan pendapatan bagi petani, tentu akan menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk ikut menerapkan teknologi ini di lahan mereka,” tuturnya.

​Sebagai salah satu lumbung pangan utama, Kabupaten Pinrang berkomitmen penuh untuk terus memfasilitasi inovasi pertanian berbasis kebutuhan riil di lapangan. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga legislatif, dan pemangku kepentingan pertanian diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat fondasi ekonomi para petani.

​Dalam rangkaian agenda tersebut, Wakil Bupati Pinrang bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pinrang, Ketua BRMP Aneka Umbi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, serta Camat Watang Sawitto juga menyerahkan bukti nyata keberhasilan sistem melalui aksi panen bersama di sekitar lokasi kegiatan Watang Sawitto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 0   +   3   =