angindai.com platfom digital modern
News

3 Tahun Program La Macca, SMAN 9 Pinrang Gelar Gebyar Literasi dan Apresiasi Karya Siswa

×

3 Tahun Program La Macca, SMAN 9 Pinrang Gelar Gebyar Literasi dan Apresiasi Karya Siswa

Sebarkan artikel ini

ANGINDAI.COM — Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 9 Pinrang sukses menggelar festival Gebyar Literasi La Macca selama dua hari pada tanggal 6 hingga 7 Oktober 2026.

Perhelatan akbar ini diselenggarakan sebagai bentuk perayaan sekaligus apresiasi atas keberhasilan dan konsistensi program literasi La Macca yang telah berjalan produktif selama tiga tahun di lingkungan sekolah.

​Dalam kegiatan tersebut, berbagai karya tulis orisinal hasil kreasi para siswa, mulai dari esai kritis hingga untaian puisi, dipamerkan secara khusus melalui Galeri Karya Siswa yang memanfaatkan koridor sekolah sebagai pojok baca estetis.

Pihak sekolah juga memberikan penghargaan berupa piala dan piagam apresiasi kepada para pelajar yang berhasil melahirkan karya paling inspiratif.

Sebagai puncak acara penutupan, SMAN 9 Pinrang secara resmi meluncurkan rencana penerbitan buku antologi kompilasi karya siswa sebagai warisan literasi berharga.

​Kepala SMAN 9 Pinrang, Ramli Basri, S.Pd., M.Pd., menyatakan rasa bangganya terhadap pencapaian para siswa yang dinilainya telah berhasil menanamkan budaya membaca dan menulis secara mendalam.

​”Gebyar Literasi La Macca ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah pembuktian bahwa siswa-siswi SMAN 9 Pinrang tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi telah mampu menjadi produsen gagasan. Esai-esai yang ditulis menunjukkan ketajaman berpikir kritis mereka dalam melihat realitas sosial, sementara puisi-puisi yang lahir menggambarkan kepekaan rasa dan estetika bahasa yang luar biasa. Nantinya karya siswa ini akan kami buat dalam bentuk buku,” ujar Ramli Basri.

​Program La Macca sendiri berawal dari langkah inovatif untuk menangani persoalan rendahnya capaian literasi sekolah pada rapor pendidikan.

Inovator program La Macca, Nurhikmah, menjelaskan bahwa gerakan ini awalnya difokuskan untuk mengenalkan buku agar para siswa gemar membaca, sebelum akhirnya berkembang menjadi wadah penulisan kreatif.

​”Niat awal program La Macca ini yaitu untuk menjawab permasalahan literasi di sekolah yang pada rapor pendidikan tercatat rendah. Program ini awalnya sekedar memperkenalkan buku dan membaca yang harapan akhirnya anak-anak menjadi jatuh cinta dengan buku. Dalam perjalanan waktu, program ini bertransformasi untuk menjadi lebih produktif dengan mencoba mengasah kreativitas murid melalui menulis,” katanya.

“Alhamdulillah, hasilnya sangat luar biasa, anak-anak kami mampu menghasilkan karya luar biasa yang nantinya akan kami dokumentasikan dalam bentuk buku,” jelas Nurhikmah.

​Ketua Panitia Gebyar Literasi La Macca, Nursafitri, melaporkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang khusus untuk memberi wadah seluas-luasnya bagi ekspresi literasi para murid.

Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan mendalam dari seluruh warga sekolah yang telah mengawal jalannya acara sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 10   +   4   =