ANGINDAI.COM — UPT SMAN 9 Pinrang menggelar Bimbingan Teknis Penyusunan Rancang Bangun Inovasi Sekolah pada Kamis, 08 Oktober 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan untuk memacu kualitas serta kreativitas dalam ekosistem pendidikan melalui wadah kolaborasi lintas satuan pendidikan.
Acara tersebut melibat para inovator dari berbagai sekolah mitra, yakni SMAN 4 Pinrang, SMAN 7 Pinrang, SMAN 10 Pinrang, SMKN 3 Pinrang, SMKN 10 Pinrang, dan SMKN 2 Parepare untuk saling berbagi praktik baik.
Bimtek tersebut menghadirkan dua fasilitator utama, yaitu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII sekaligus Inovator BIS 8, Baharuddin Iskandar, serta perwakilan dari Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan, Rosmala Dewi Said.
Pemaparan materi mencakup motivasi transformasi manajemen sekolah, metodologi baku penyusunan inovasi, teknik analisis masalah, hingga mekanisme penyusunan dokumen rancang bangun inovasi sesuai standar penilaian daerah dan nasional.
Kepala UPT SMAN 9 Pinrang, Ramli Basri, menegaskan pentingnya adaptasi sekolah terhadap perkembangan zaman melalui langkah inovatif yang terstruktur.
“Inovasi bukan lagi sekadar pilihan atau menggugurkan kewajiban administrasi, melainkan kebutuhan mutlak agar sekolah mampu adaptif terhadap dinamika zaman,” ujar Ramli Basri di sela-sela kegiatan.
Suasana bimbingan teknis berlangsung interaktif dengan agenda pemaparan teori, diskusi tantangan riil di sekolah, hingga presentasi draf proposal inovasi dari para peserta.
Bidang inovasi yang dirancang berfokus pada penguatan program literasi, digitalisasi manajemen administrasi, pengelolaan lingkungan, serta metode pembelajaran kreatif untuk mendongkrak kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Salah satu fokus inovasi yang terus diperkuat dalam ekosistem UPT SMAN 9 Pinrang adalah program literasi sekolah bernama LAMACCA yang membudayakan gerakan membaca bagi seluruh warga sekolah.
Mengenai sinergi antarlembaga pendidikan yang terjalin dalam acara ini, Ramli Basri menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh peserta yang hadir.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran sekolah-sekolah mitra dari Pinrang dan Parepare yang bersedia duduk bersama untuk saling menginspirasi dan mempercepat transformasi mutu pendidikan di wilayah masing-masing,” kata Ramli Basri.
Melalui Bimtek kolaboratif ini, seluruh kepala sekolah dan inovator yang hadir berkomitmen penuh untuk segera merampungkan dokumen rancang bangun inovasi masing-masing.
Langkah progresif tersebut diharapkan dapat mendukung akselerasi peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan di Wilayah VIII dan Provinsi Sulawesi Selatan.

























