angindai.com platfom digital modern
News

Mahasiswa KKN Tematik Unhas Gelar Seminar Program Kerja Dorong Digitalisasi UMKM Desa Talumae

×

Mahasiswa KKN Tematik Unhas Gelar Seminar Program Kerja Dorong Digitalisasi UMKM Desa Talumae

Sebarkan artikel ini

ANGINDAI.COM —Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) UMKM Gelombang 116 Universitas Hasanuddin resmi memulai langkah pengabdian mereka di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Sebagai langkah awal dari pengabdian selama kurang lebih 40 hari tersebut, mereka menyelenggarakan Seminar Program Kerja pada Rabu pukul 14.00 WITA.

Kegiatan tersebut bertujuan memaparkan rencana program kerja sekaligus mempererat sinergi kolaboratif antara mahasiswa, pemerintah desa, dan elemen masyarakat setempat.

​Seminar yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh 26 peserta penting. Di antaranya adalah Kepala Desa Talumae, jajaran Kepala Dusun I, II, dan III, Ketua Tim Penggerak PKK beserta jajaran Pokja PKK Desa Talumae, Kepala SDN 1 Mojong, Kepala SDN 2 Mojong, serta Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Talumae.

Turut hadir pula Dosen Pendamping Kegiatan, perwakilan Rumah BUMN Sidrap selaku konsultan UMKM, serta tokoh masyarakat Desa Talumae.

​Dalam pemaparannya, para mahasiswa mengusung total 8 program kerja, yang terdiri dari 7 program individu dan 1 program kelompok.

Fokus utama dari keseluruhan program ini adalah memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui digitalisasi, peningkatan kapasitas manajemen, serta penguatan legalitas usaha agar mampu berdaya saing tinggi.

​Rincian program kerja yang akan direalisasikan meliputi edukasi kewirausahaan sejak dini untuk generasi muda, pendampingan pemanfaatan WhatsApp Business untuk pemasaran digital, serta pendampingan pengurusan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikasi Halal, dan izin BPOM.

Selain itu, terdapat program pelatihan pengolahan produk lokal berbasis jeruk lemon, peningkatan literasi keuangan, pengembangan website pemetaan digital UMKM, penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital, serta program kerja kelompok berupa pemetaan komprehensif UMKM di Desa Talumae.

​Kepala Desa Talumae, Satri, S.Pt., menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan menyatakan harapan besarnya bagi kemajuan perekonomian desa yang dipimpinnya.

​”Semoga dengan adanya anak-anak KKN Unhas dapat meningkatkan UMKM desa, terkhususnya di desa tercinta Talumae,” tutur Satri saat memberikan sambutan.

​Dukungan serupa juga datang dari Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Talumae. Beliau mengajak seluruh warga untuk menyukseskan program kerja yang telah direncanakan sembari mengingatkan para mahasiswa agar senantiasa menjaga reputasi instansi pendidikan mereka.

​ Mari kita sukseskan bersama program kerja adik-adik, dan saya mohon untuk adik-adik menjaga nama baik almamater, sebagaimana adik-adik sekalian datang di sini membawa nama almamater,” ujar Ketua BPD Talumae.

​Selaku akademisi yang mendampingi para mahasiswa, Dr. Nadhirah Nagu, S.E., Ak., M.Si., CA., CSRS., CSRA., CSP., ACSAP, menitipkan anak didiknya kepada masyarakat Desa Talumae agar proses transfer pengetahuan dan pengabdian berjalan harmonis.

​”Kami titip anak-anak kami dalam KKN Gelombang 116, dengan harapan dapat membantu apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Desa Talumae,” ungkap Dr. Nadhirah Nagu.

​Koordinator Desa KKN-T UMKM Gelombang 116, Muh. Egy Ardiansyah H., menegaskan komitmen seluruh tim mahasiswa untuk menjadikan pengabdian ini sebagai wadah kolaborasi nyata, bukan sekadar pemenuhan mata kuliah biasa.

​”Seminar program kerja ini, bukan hanya bertujuan untuk memaparkan program kerja yang akan kita laksanakan bersama, melainkan juga menjadi ajang silaturahmi serta langkah awal untuk seluruh progres yang akan kita bangun bersama ke depannya,” tegas Egy.

​Melalui tanggapan positif dan antusiasme tinggi yang ditunjukkan selama kegiatan berlangsung, masyarakat Desa Talumae menyatakan kesiapannya untuk saling bahu-membahu dalam menyukseskan program kerja mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin demi kemajuan desa secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 1   +   10   =