ANGINDAI.COM — Personel Babinsa Koramil 1404-03/Mattiro Bulu bergerak cepat mengantisipasi potensi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang dapat menyerang hewan ternak masyarakat.
Langkah ini dilakukan melalui pemantauan langsung ke lokasi peternakan warga guna memastikan kondisi kesehatan hewan peliharaan mereka tetap aman dan produktif.
Aksi tanggap tersebut dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 1404-03/Mattiro Bulu, Koptu Dedi, yang turun langsung mengecek kondisi fisik ternak sapi milik warga di Desa Padaelo, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Minggu, (12/7/2026).
Pemeriksaan berkala ini menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan dan sektor peternakan di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut, Koptu Dedi memeriksa area sensitif pada hewan ternak yang biasa menjadi indikator penularan virus PMK.
Selain melakukan inspeksi visual, ia juga memanfaatkan momentum ini untuk berdialog dan memberikan edukasi mendalam kepada para pemilik ternak mengenai pentingnya sanitasi lingkungan.
Babinsa Koptu Dedi menegaskan bahwa pengawasan ketat ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Darat dalam mendukung program pemerintah.
Menurutnya, langkah preventif jauh lebih efektif dibandingkan penanganan saat wabah sudah meluas, yang tentunya dapat memicu kerugian ekonomi besar bagi masyarakat setempat.
”Kami mengimbau para peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandang, memberikan pakan yang baik, serta rutin memantau kondisi ternaknya,” ujar Koptu Dedi di sela-sela kegiatannya.
Ia juga menambahkan agar warga tidak menunda pelaporan jika melihat tanda-tanda klinis yang mencurigakan pada hewan peliharaan mereka.
Kecepatan pelaporan dinilai menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai penularan virus.
”Jika ditemukan gejala seperti demam, keluar air liur berlebihan, atau luka pada mulut dan kaki, segera laporkan kepada petugas terkait agar dapat segera ditangani,” kata Koptu Dedi secara terperinci.
Kehadiran berkala dari aparat teritorial ini mendapat sambutan hangat dan respons positif dari komunitas peternak di Desa Padaelo.
Mereka merasa terbantu dengan adanya pendampingan serta informasi berkala mengenai prosedur pencegahan penyakit menular pada hewan.
Salah seorang peternak setempat menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas konsistensi Babinsa yang aktif memberikan edukasi.
Melalui pengawasan yang terintegrasi ini, masyarakat berharap derajat kesehatan hewan ternak di Kabupaten Pinrang dapat terus terjaga dengan baik, sehingga mampu menopang stabilitas ekonomi dan ketersediaan pangan daerah secara berkelanjutan.

























