ANGINDAI.COM — Pemerintah Kabupaten Pinrang secara resmi mulai mengadopsi teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) Drone di sektor pertanian. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata mendorong modernisasi guna meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memangkas biaya produksi yang selama ini kerap membebani para petani lokal.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama pemanfaatan teknologi, yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung oleh Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos. Orang nomor satu di Kabupaten Pinrang tersebut menyaksikan langsung uji coba pengoperasian drone pertanian yang berlangsung di Kecamatan Mattiro Bulu pada Rabu (1/7).
Bupati Irwan Hamid menyampaikan bahwa akselerasi teknologi yang terjadi saat ini harus direspons cepat dan dimanfaatkan secara optimal. Sektor pertanian, menurutnya, menjadi prioritas utama digitalisasi karena statusnya sebagai pilar utama perekonomian masyarakat di Kabupaten Pinrang.
”Perkembangan teknologi yang berlangsung begitu pesat harus mampu dimanfaatkan secara maksimal untuk memberikan kemudahan di berbagai sektor, termasuk sektor pertanian yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat Kabupaten Pinrang,” ujar Irwan Hamid di sela-sela kegiatan uji coba.
Penerapan AI Drone diproyeksikan menjadi jawaban atas tantangan efisiensi pada proses budidaya tanaman. Melalui akurasi teknologi visual dan kecerdasan buatan, drone ini mampu melakukan penyemprotan pupuk cair maupun pestisida secara presisi. Pola ini diklaim jauh lebih cepat, hemat tenaga kerja, dan menekan biaya operasional jika disandingkan dengan metode penyemprotan konvensional secara manual.
Bupati Pinrang menegaskan bahwa setiap inovasi yang dihadirkan oleh pemerintah daerah harus berujung pada kesejahteraan masyarakat luas, khususnya kelompok tani.
”Teknologi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan AI Drone, para petani diharapkan dapat mengurangi biaya produksi, menghemat waktu dan tenaga, namun tetap mampu meningkatkan hasil produksi, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas,” tutur Bupati Irwan menjelaskan target dari program tersebut.
Transformasi menuju ekosistem pertanian modern ini juga dirancang untuk memperkuat posisi Kabupaten Pinrang dalam skala nasional. Kehadiran teknologi mutakhir diharapkan mampu menaikkan daya saing komoditas lokal di pasar yang lebih luas.
Bupati Irwan menambahkan bahwa adaptasi ini merupakan bagian dari visi jangka panjang daerah. Transformasi menuju pertanian modern merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing sektor pertanian sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Pinrang sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.
Lebih lanjut, penggunaan kecerdasan buatan ini dipastikan membantu petani mengelola lahan secara terukur. Manajemen pengerjaan yang efektif membuat indeks pertanaman bisa ditingkatkan tanpa memicu lonjakan anggaran operasional yang tidak terkendali.
”Penggunaan teknologi berbasis kecerdasan buatan akan membantu petani bekerja lebih efektif dan efisien, sehingga produktivitas lahan dapat terus meningkat tanpa harus diikuti dengan kenaikan biaya produksi yang signifikan,” jelas Irwan Hamid.
Dampak positif dari digitalisasi pertanian ini diprediksi akan linier dengan kesejahteraan masyarakat bawah. Manfaat jangka panjangnya mencakup stabilitas ketahanan pangan di tingkat daerah hingga peningkatan pendapatan riil rumah tangga petani.
”Manfaat yang dirasakan masyarakat tidak hanya sebatas pada peningkatan hasil panen, tetapi juga akan berdampak pada meningkatnya pendapatan petani, terjaganya ketahanan pangan daerah, serta semakin cepatnya adaptasi sektor pertanian terhadap perkembangan teknologi,” kata Bupati Irwan memungkasi penjelasannya.
Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Pinrang memastikan akan terus membuka diri terhadap peluang kolaborasi, investasi, dan kemitraan strategis dengan berbagai pihak. Sinergi ini diperlukan untuk terus menyuplai inovasi-inovasi baru yang memberi nilai tambah bagi para petani demi mewujudkan pertanian yang maju, modern, efisien, dan berkelanjutan di Kabupaten Pinrang.

























