ANGINDAI.COM — Pemerintah Kabupaten Pinrang terus mematangkan langkah strategis dalam membentuk Posyandu Era Baru sebagai upaya mendekatkan dan memudahkan pelayanan publik bagi masyarakat.
Program ini dirancang untuk menjadi pusat pelayanan terpadu lintas sektor yang tidak lagi hanya berfokus pada urusan kesehatan ibu dan anak, melainkan melibatkan berbagai perangkat daerah.
Langkah koordinasi tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi pembentukan Posyandu Era Baru yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, di Ruang Pola Kantor Bupati Pinrang pada Rabu, 1 Juli 2026.
Pertemuan ini difokuskan untuk menyamakan persepsi serta membahas tahapan pembentukan kelembagaan yang saat ini sedang berjalan.
Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, menjelaskan bahwa forum ini menjadi ruang penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bertukar pikiran sekaligus memetakan kendala yang ada di lapangan.
Sinergi antarperangkat daerah dinilai menjadi kunci utama agar program ini berjalan optimal.
”Posyandu Era Baru diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas sektor. Masyarakat nantinya tidak hanya memperoleh layanan kesehatan, tetapi juga edukasi dan informasi dari berbagai bidang yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Sudirman Bungi saat memberikan arahan.
Melalui integrasi ini, fungsi Posyandu akan diperluas fungsinya sebagai garda terdepan dalam menyalurkan program-program pemerintah secara langsung. Informasi dan layanan strategis diharapkan dapat terdistribusi secara cepat, tepat, dan merata hingga ke tingkat desa serta kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Pinrang.
Sudirman menambahkan bahwa cakupan manfaat dari kolaborasi ini sangat luas, menyentuh berbagai aspek fundamental yang dibutuhkan oleh warga di tingkat akar rumput.
”Kita ingin Posyandu Era Baru benar-benar hadir sebagai solusi bagi masyarakat. Sinergi antarperangkat daerah menjadi kunci agar program ini mampu memberikan manfaat yang luas, mulai dari peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan keluarga, perlindungan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
Pada bagian akhir arahannya, Pemerintah Kabupaten Pinrang menegaskan bahwa indikator keberhasilan program ini tidak sekadar bertumpu pada selesainya aspek legalitas atau pembentukan lembaga semata. Dampak nyata di tengah masyarakat menjadi tolok ukur utama yang akan terus dipantau keberlanjutannya.
Keberhasilan Posyandu Era Baru tidak hanya diukur dari terbentuknya kelembagaan, tetapi dari sejauh mana keberadaannya mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh berbagai layanan pemerintah di satu tempat.
Melalui komitmen pembentukan wadah terpadu ini, pelayanan publik di Kabupaten Pinrang diharapkan menjadi jauh lebih efektif, responsif, dan terintegrasi, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas hidup serta kesejahteraan menyeluruh bagi seluruh warga Pinrang.

























