angindai.com platfom digital modern
News

Mahasiswa KKN Unhas Gandeng BPOM Wujudkan Kelurahan Pangan Aman di Bantaeng

×

Mahasiswa KKN Unhas Gandeng BPOM Wujudkan Kelurahan Pangan Aman di Bantaeng

Sebarkan artikel ini

ANGINDAI.COM – Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Keamanan Pangan Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) berkolaborasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI resmi meluncurkan program pengabdian masyarakat bertajuk Kelurahan Pangan Aman.

Program ini diawali dengan pelaksanaan Seminar Program Kerja yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Ereng-Ereng, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Selasa (14/07/2026).

Kolaborasi strategis ini diinisiasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keamanan konsumsi harian, sekaligus mendongkrak daya saing produk lokal yang dihasilkan oleh para pelaku usaha di wilayah tersebut.

Kelurahan Ereng-Ereng sendiri dikenal memiliki beragam potensi komoditas pertanian dan perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi, seperti kopi, cengkeh, porang, hingga coklat.

Mahasiswa membagi rencana aksi ke dalam dua fokus utama yang saling berkesinambungan, yaitu pembentukan kader keamanan pangan dan pendampingan bagi pelaku usaha atau fasilitator.

Skema ini dirancang agar pengawasan dan edukasi pangan sehat dapat menyentuh tingkat paling dasar di lingkungan masyarakat.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Tematik Keamanan Pangan Kelurahan Ereng-Ereng, Awan Kurniawan, menegaskan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh lapisan warga agar program ini tidak berhenti begitu masa KKN berakhir.

“Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bisa sinergikan program ini dan berharap program yang kami bawa menjadi program yang berkelanjutan,” ujar Awan Kurniawan.

Seminar tersebut dihadiri langsung oleh perwakilan Camat Tompobulu Irpan, S.E., Kepala Lurah Ereng-Ereng, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kader posyandu, tokoh agama, masyarakat setempat, serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Untuk sektor pembentukan kader keamanan pangan, pemaparan materi dibawakan oleh Adinda Ghevara Maharani. Tim kader yang beranggotakan Awan, Keisha, Rigan, dan Gheva ini nantinya akan bergerak melakukan pembinaan serta pembentukan kader keamanan pangan yang berfokus pada tiga pilar utama, yakni lingkungan keluarga, sekolah, dan ritel atau toko kelontong.

Sementara itu, fokus kedua mengenai pendampingan bagi pelaku usaha dipresentasikan oleh Rizqiyah A.M. Kelompok fasilitator yang beranggotakan Charin, Kiya, dan Grace ini mengemban tugas untuk mengawal para pelaku UMKM setempat, termasuk membantu menerbitkan legalitas usaha yang diperlukan agar produk mereka dapat dipasarkan lebih luas dengan jaminan aman.

Pemerintah setempat menyambut baik langkah taktis yang dibawa oleh civitas akademika Unhas ini. Perwakilan Camat Tompobulu, Irpan, S.E., yang hadir sekaligus membuka jalannya seminar secara resmi, menyampaikan apresiasi tinggi atas program yang berorientasi jangka panjang tersebut. Ia meminta mahasiswa tidak hanya mentransfer teori, tetapi juga menyerap kearifan lokal.

“Meminta mahasiswa untuk menerapkan ilmu dari bangku perkuliahan serta menerapkan ke masyarakat, selain itu ia meminta ke mahasiswa untuk mengambil ilmu dari masyarakat, selain itu juga ia mengapresiasikan program ini sebagai program berkelanjutan nantinya,” tutur Irpan dalam arahannya di hadapan peserta seminar.

Melalui sinergi erat antara BPOM RI dan mahasiswa KKN Tematik Unhas ini, Kelurahan Ereng-Ereng diharapkan mampu menjadi percontohan wilayah yang mandiri dalam menjaga mutu pangan.

Langkah ini juga diyakini dapat mendorong terciptanya produk pangan lokal yang tidak hanya aman dan sehat untuk dikonsumsi, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di pasar yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 3   +   9   =