ANGINDAI.COM — Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos resmi melepas kontingen Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pinrang pada Rabu (1/7). Kontingen ini diberangkatkan untuk berkompetisi dalam ajang Porseni PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dengan membawa misi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan silaturahmi antar-tenaga pendidik.
Pelepasan resmi ini menjadi momentum penting bagi daerah, karena pengembangan kualitas sektor pendidikan tidak hanya bertumpu pada kompetensi mengajar formal di kelas. Kegiatan luar ruang seperti olahraga dan seni dinilai mampu membangun kebersamaan, kreativitas, serta semangat berprestasi yang berdampak langsung pada mutu layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bupati Irwan Hamid menegaskan bahwa Porseni PGRI memiliki esensi yang jauh lebih luas daripada sekadar kompetisi meraih medali. Ajang ini merupakan wadah strategis bagi para guru dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan untuk saling berinteraksi dan bertukar pikiran demi kemajuan dunia pendidikan.
”Momentum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk membangun komunikasi, memperkuat silaturahmi, serta saling berbagi pengalaman dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkap Bupati Irwan dalam sambutannya saat melepas kontingen.
Menurut Irwan, pertemuan ribuan tenaga pendidik dari berbagai daerah di tingkat provinsi diproyeksikan akan melahirkan banyak inspirasi serta inovasi baru. Inovasi-inovasi segar tersebut diharapkan dapat diadaptasi dan diterapkan sekembalinya para guru ke sekolah masing-masing, khususnya di wilayah Kabupaten Pinrang.
Bupati Pinrang juga menitipkan pesan penting agar seluruh anggota kontingen menjaga nama baik daerah selama berada di lokasi kegiatan. Ia meminta para peserta untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas, menampilkan kemampuan terbaik secara maksimal, dan mengedepankan sikap santun di setiap rangkaian acara.
”Ketika para pendidik terus berkembang, maka kualitas pendidikan juga akan semakin baik. Pada akhirnya, yang menerima manfaat terbesar adalah anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa dan masyarakat Kabupaten Pinrang secara keseluruhan,” lanjut Bupati Irwan.
Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh kontingen agar menjadikan ajang Porseni ini sebagai pemantik motivasi. Keikutsertaan para guru diharapkan mampu memacu peningkatan kompetensi, kreativitas, dan semangat pengabdian tanpa batas. Langkah ini dinilai krusial guna mencetak generasi muda Kabupaten Pinrang yang tidak hanya unggul dan berdaya saing, namun juga memiliki karakter yang kuat di masa depan.

























