angindai.com platfom digital modern
News

YBM PLN dan HMI Cabang Pinrang Gelar Khitanan Massal Gratis di Desa Terpencil Letta

×

YBM PLN dan HMI Cabang Pinrang Gelar Khitanan Massal Gratis di Desa Terpencil Letta

Sebarkan artikel ini

ANGINDAI.COM – Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pelosok terus digalakkan melalui aksi kemanusiaan.

Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Pinrang bersinergi dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pinrang dan Badan Eksekutif Mahasiswa Institut Cokroaminoto Pinrang (BEM ICP) menggelar kegiatan bakti sosial khitanan massal gratis bagi anak-anak di Desa Letta, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang.

Kegiatan yang mengusung tema Khidmat HMI Untuk Kabupaten Pinrang ini dilaksanakan secara bertahap pada bulan April 2026.

Aksi nyata ini menyasar 20 anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tinggal di wilayah pegunungan tinggi guna memberikan solusi layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas.

Ketua Umum HMI Cabang Pinrang, Khaeril, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran organisasi mahasiswa sebagai mitra strategis pembangunan daerah, khususnya di sektor sosial dan kesehatan.

Menurutnya, HMI ingin menunjukkan bahwa peran pemuda tidak hanya sebagai mitra kritis pemerintah, tetapi juga pemberi solusi langsung bagi problematika masyarakat.

Perjalanan menuju lokasi kegiatan di Dusun Garotong dan wilayah Desa Letta lainnya diakui bukan perkara mudah. Tim medis dan panitia pelaksana harus menempuh jarak yang cukup jauh dengan kondisi medan jalan yang terjal.

Meski demikian, tantangan geografis tersebut tidak menyurutkan semangat tim untuk terjun langsung melayani warga di pelosok.

Dalam pelaksanaannya, panitia menggandeng komunitas sunat profesional, Khitan Lem Nusantara.

Tenaga medis yang dikerahkan merupakan personel yang berpengalaman dan tersertifikasi untuk menjamin proses khitanan berjalan secara efisien dan sesuai dengan standar kesehatan meski berada di daerah terpencil.

Warga setempat menyambut antusias kehadiran tim gabungan ini. Puluhan orang tua merasa sangat terbantu karena akses menuju fasilitas kesehatan dari desa mereka memerlukan perjuangan ekstra.

Dengan adanya layanan jemput bola ini, beban ekonomi warga dapat terbantu secara signifikan.

Melalui sinergitas antara instansi seperti YBM PLN dan organisasi kemahasiswaan, diharapkan program serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa keterbatasan akses geografis bukan menjadi penghalang untuk mewujudkan kepedulian sosial bagi masyarakat Kabupaten Pinrang yang membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan kemanusiaan Anda: 10   +   1   =