ANGINDAI.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami momen kelam dalam sejarah perdagangan saham di Indonesia.
Hari ini, IHSG dihentikan sementara (trading halt) setelah mengalami penurunan tajam sebesar 5%. Peristiwa ini menambah daftar panjang insiden serupa yang telah terjadi sejak tahun 2000.
Trading Halt Hari Ini: IHSG Anjlok 5 Persen
Pada pukul 11.19 WIB, IHSG tercatat berada di level 6.149 setelah turun 4,99%. Penurunan ini memicu penghentian sementara perdagangan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi BEI Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020.
Indeks lainnya juga mengalami penurunan signifikan, seperti LQ45 yang turun 4,06% ke 699,75 dan Jakarta Islamic Index (JII) yang anjlok 5,3% ke 395,30.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad, menyatakan bahwa perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 11.49 WIB tanpa perubahan jadwal. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas pasar di tengah tekanan yang terjadi.
Catatan Kelam IHSG dari 2000-2025
- Krisis Subprime Mortgage (2008)
Pada Oktober 2008, IHSG dihentikan sementara setelah anjlok ke level 1.451,669 akibat krisis likuiditas global yang dipicu oleh subprime mortgage di Amerika Serikat.
- Pandemi COVID-19 (2020)
Pada Maret 2020, IHSG mengalami beberapa kali trading halt akibat kekhawatiran pandemi COVID-19. Penurunan tajam hingga 5% terjadi pada 12 dan 13 Maret 2020.
- Insiden Gedung BEI (2000 & 2018)
– Pada 13 September 2000, ledakan bom di Gedung BEI menyebabkan perdagangan dihentikan selama dua hari.
– Pada 15 Januari 2018, atap lobi Tower 2 Gedung BEI roboh, meskipun perdagangan tetap dilanjutkan setelah penundaan singkat.
- Gangguan Teknis (2017)
Pada 27 Oktober 2017, distribusi datafeed terganggu akibat asap yang terlihat di Gedung BEI. Meskipun demikian, perdagangan tetap berjalan normal setelah perbaikan dilakukan.
Peristiwa trading halt ini menunjukkan pentingnya langkah mitigasi risiko di pasar modal. BEI terus berupaya meningkatkan sistem perdagangan untuk menghadapi situasi darurat. Para pelaku pasar diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti perkembangan terkini.